Desa Ngaren terletak di Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dan merupakan desa yang memiliki wilayah terluas di kecamatan tersebut. Desa ini memiliki berbagai jenis lahan, termasuk pemukiman warga, sawah tadah hujan, lahan kering, pekarangan, kebun, serta hutan negara yang dikelola oleh Perhutani.
Wilayah Desa Ngaren berbatasan dengan Desa Jerukan dan Kalimati di utara, Desa Krobokan di barat, Desa Kemusu di selatan, dan Desa Wonoharjo di timur. Secara administratif, Desa Ngaren terdiri dari beberapa dukuh, antara lain Doplang, Kalitlawah, Kaliwekas, Kedungjati, dan Ngaren.
Sejarah desa ini mencatat perjuangan masyarakat dalam mengatasi kekeringan yang sering melanda wilayah tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, warga Desa Ngaren harus mencari sumber air hingga ke hutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan sering kali harus membawa jeriken air pada malam hari.
Namun, pada tahun 2020, Pemerintah Desa Ngaren berhasil mengatasi masalah tersebut dengan pembuatan sumur dalam yang mengalirkan sumber mata air ke desa. Perubahan ini telah memperbaiki kehidupan warga, yang kini tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.
Selain itu, Desa Ngaren juga mengalami perkembangan signifikan dalam sektor tata ruang, sosial, budaya, dan teknologi. Perubahan-perubahan ini mencerminkan dinamika dan upaya masyarakat desa untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Desa Ngaren kini menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sumber daya alam dan mengatasi tantangan yang dihadapi.